Jumat, 23 Juli 2010

MERCHUSUARKU.......

1 Januari 1988, persahabatan kami terwujud dan dinamai.... Merchusuar... dipilih karena ingin menjadi penerang bagi yang membutuhkan....sama dengan fungsi merchusuar tersebut di lautan sana sebagai pemandu/penanda kapal2 ......(..pengennya.... :p)
Lima gadis dan 3 jejaka yang berkomitmen untuk bersahabat...berbagi cerita..suka dan duka.....juga cinta... (hmmmh)...
dua puluh satu tahun sudah perjalanan kami...banyak cerita...pencarian jati diri...dan juga perjalanan cinta...yang kami lalui...tapi tak satupun yang berjodoh diantara kami.... karena komitmen dan suratan tangan kami....
tak hanya itu...kami pun lalui pencarian arti hidup...makna hidup dan apa tujuan kami hidup.............. Hingga kami...temukan semua itu bersama-sama....dan kami sempat belajar juga mempersiapkan diri bagaimana menjadi orang tua...menjadi ayah..ibu...juga..menjadi..orang sukses dunia akhirat....... Saat ini kamipun terus belajar dan mencari...mencoba mewujudkan impian kami ......untuk menjadi merchusuar...sedikitnya...bagi anak-anak kami...suami-istri kami...dan orang-orang disekeliling kami.... satu catatan kami tak mau menjadi merchusuar yang hanya dapat memberi penerangan atau pentunjuk pada orang lain tapi didalam kami kegelapan.... tidak...mudah-mudahan tidak.... semoga perjalanan kami berlanjut hingga generasi ke 2 dan bernilai ibadah dimata Allah swt... semoga kami pun dipertemukan Allah di SyurgaNya...Amien... (Catatan ini untuk sahabatku.. Wied, T'Euis, Mi',Wie, Lucky,Oki dan Yudi)
Febbie Nawawi
nu pang solehna, salawasna ngemutan urang sadaya...boh perkawis dunia ...malihanmah perkawis akherat itu no hiji kanggo anjena (artinya: yang palingsoleh, selalu selalu membimbing kami ttg dunia dan akherat )
Dewi Herliati
yang paling manja diantara kami dan juga paling cantik....penengah diantara kami semua (kabula kabale tapi manfaat)....
Euis Marliana
paling galak tapi keihklasannya luar biasa .....tak pernah berpikir dua kali buat berbuat baik...dan tegas ....meski lagi sakit sekalipun tetep galak......
Mia Hermilia Madera
Bisnis .......terus ...ibu direktur ku ini .....kalem ,murah senyum, tapi bisa juga....kejam untuk kebaikan.....maklum dalam bisnis ,selalu ada tantangan.....singsabar we nya...
wida...................kalem,sederhana, dan anggun........
Yudi Agah Nugraha
hoyongnamah.....memberi yang terbaik...untuk semua yg di kerjakan , mudah2an di dunia sareng akherat...amin

Kamis, 08 Juli 2010

....misteri kehidupan....

.....Kehidupan manusia adalah misteri, apa yang akan terjadi pada dirinya pada waktu yang akan datang atau esok hari....tak ada yang tahu dan dapat memastikannya.
Kita hanya dapat berencana, merancang kodisi berdasarkan ilmu-ilmu atau petunjuk dari Allah swt.
Allah swt telah memberi modal dasar pada manusia yi. pendengaran, penglihatan dan hati....untuk dapat mengarungi kehidupan ini. Selain itu juga dibekali pula kita petunjuk kehidupan dan pembawanya (yang menjelaskan), yaitu Al quran dan Rasulullah SAW, sebagai pembawa risallah dan penyampai berita....
Dalam Alquran dijelaskan apa tujuan dari penciptaan manusia, yi. semata-mata untuk beribadah kepada Allah,(QS 51 ayat 56) dengan menjadi khalifah/pemimpin didunia ini.
salah satu tahapan dalam kehidupan manusia adalah pernikahan.....
dan ini penuh misteri, tak terbayangkan....dan mungkin bisa disebut sebagai kehidupan yang sesungguhnya...
Menikah bagi seorang muslim adalah dalam rangka menggenapkan setengah dari ibadahnya,meski penuh misteri....Allah telah memberikan petunjuk melalui Rasullah... bagaimana mencari pasangan yang akan kita ajak menikah...ada 4 alasan dalam menentukan pilihan pendamping hidup yi.
1. Lihatlah....wajahnya atau fisiknya, harus sehat dan menarik hati
2. Lihatlah keturunannya....disarankan dari keturunan orang baik
3. Lihatlah kekayaanya....agar punya bekal
4. dan yang paling utama adalah lihat agamanya....agar dia tahu apa hak dan kewajibannya dalam berumah tangga, juga agar tahu hak dan kewajibannya sebagai orang tua...bagaimana caranya mempunyai anak-anak yang soleh, bagaimana caranya mendidik anak-anak dan lain sebagainya...
Ilmu-ilmu itu dipelajari dan dipersiapkan agar kita tak gampang oleng saat menghadapi masalah atau konflik....yang tersaji karena 'misterinya' kehidupan kita.
Meski kadang terkejut, tapi tak lama dan kebablasan....sehingga dapat menyelesaikannya atau disebut lulus dari Ujian Allah.......
Tiada kehidupan yang mulus tanpa konflik karena sesuai janji Allah saat kita mengatakan beriman maka Allah akan menguji kualitas keimanan kita, saat kita berkomitmen maka Allah akan menguji komitmen kita dan keistiqomahan kita....
Karena itulah tujuan penciptaan kita sebagai manusia, makhlukNya...yaitu untuk menjadi abid/hamba Allah...yang beribadah,menghamba dan mengabdikan hidupnya dalam rangka menegakkan kalimah Allah di bumi ini....

Rabu, 16 Juni 2010

....tak kuasa menolak....

.....meski telah diperkirakan apa yang akan dibicarakan dan apa yang didiskusikan....
Entah kenapa....aku tak bisa bicara apapun.... aku tak bisa berbicara dan tidak bisa menyarankan agar kita tidak mengambil langkah itu ataupun keputusan itu untuk menyelesaikan persoalan ini...
Benar-benar tak berkutik.....tak dapat bersuara berbeda...malahan ikut serta dan setuju pada putusan itu...kenapa ?.....kenapa?
Padahal aku tahu apa hukumnya bila melakukan itu, aku tahu.....bahwa hal itu tidak akan menjamin bahwa urusan atau masalah ini akan selesai...... tapi tetap saja aku tak dapat bersuara... aku tak dapat bicara dan yang lebih menyedihkan lagi aku malah ditunjuk untuk menjadi koordinator wilayah..... innalillahi....musibah besar.... dan aku harus bertaubat....sebelum itu betul-betul terlaksana...
Ya.....Allah ternyata keimananku masih belum sempurna, keyakinanku atas KuasaMu masih tergoyahkan....aku masih merasa sungkan dan takut berbeda....tapi mungkin juga karena aku tak punya alternatif pemecahan masalahnya...
Kalau kubilang aku siap.....padahal juga tidak siap, dan masih banyak celah-celah yang bisa dijadikan peluru untuk menjatuhkan kami....
hhhhhh......aku bingung harus bagaimana.... ikuti arus atau menepi, dengan kondisi tak yakin apa yang aku lakukan telah sesuai.... ataukah ternyata banyak salah juga, atau.....????? entahlah
Mudah-mudahan apapun langkah yang aku, kami tempuh tak salah.... amien...

benar-benar aku tak kuasa menolaknya....

Minggu, 13 Juni 2010

....aurat...

Sesuai dengan fitrahnya, manusia merasa lebih nyaman untuk menyimpan rahasia atau privasinya dari jangkauan orang lain. Akan tetapi, seiring perkembangan Zaman dan teknologi banyak orang yang berubah "pikiran" menjadi lebih senang membuka rahasia agar diketahui orang lain.
Dalam Islam, privasi ini sangat dilindungi, dan kita setiap muslim diwajibkan untuk menjaga, menutupi dan menyimpannya. Privasi tertentu disebut dengan 'aurat'. Selain aurat yang berupa fisik (yang sudah kita hapal) juga ada aurat nonfisik, salah satunya adalah apa yang dilakukan oleh seseorang ketika melakukan hubungan suami istri.....Hal ini termasuk aurat...yang tidak boleh disiarkan dan dibuka..
Larangan ini sesuai dengan hadist Rasul, yang diriwayatkan oleh Ahmad, yang berbunyi " Jangan lakukan (bercerita tentang hubungan suami-istri), sesungguhnya hal itu seperti setan laki-laki yang bertemu dengan setan perempuan dijalan, lalu keduanya bersetubuh sementara orang-orang melihatnya"
Tentu tidak nyaman bukan dan juga menjijikkan sekali....
Apatah lagi menyebar luaskan dosa atau aib kita, tentu itu juga dilarang....
Karena ini menandakan bahwa orang itu bangga dengan dosanya serta terang-terangan menentang Allah.... dan Allah tentu takkan rela untuk mengampuninya..
Ini sesuai dengan sabda Rasul SAW " Seluruh umatku akan diampuni dosa-dosanya kecuali orang-orang yang terang-terangan (berbuat dosa). Diantara itu adalah seseorang yang pada waktu malam berbuat dosa, kemudian diwaktu pagi ia menceritakan kepada manusia dosa yang dilakukannya, padahal Allah telah menutup aibnya. (HR Albukhari dan Muslim)
Selain menutupi dan menjaga aib diri sendiri, juga kita berkewajiban untuk menutupi dan menjaga aib sesama muslim.... dengan tidak memperbincangkannya (ghibah) juga tidak menyebarluaskannya dalam bentuk apapun, karena ghibah sama dengan "memakan bangkai saudara kita sendiri".... dan tidak ada sedikitpun keuntungan dan hal2 baik yang kita dapat dengan menyebarkan aib tersebut.... malah merugikan....membuat anak-anak kita penasaran dan berkembangnya seks bebas....
Wallahualam....
Semoga kita tidak termasuk orang2 yang suka mengumbar aib diri maupun orang lain......
semoga kita tidak termasuk orang yang suka memakan bangkai..... amien....

disarikan dari hikmah Republika hari sabtu tgl 12 Juni 2010, catatan M. Sahrul Murajjab


Jumat, 11 Juni 2010

Membuka Pintu-pintu Kedewasaan

....menjadi dewasa ternyata butuh keberanian, namun bukan berarti tidak ada jalan atau tanpa tahapan... Jalan menuju kedewasaan harus kita lewati, tahapannya harus kita lalui dan pintu-pintunya harus kita buka.
Mungkin saja ada orang yang lebih merasa nyaman hidup santai, tanpa peraturan, bebas, tak ada beban. Tapi sesungguhnya tanpa keberanian menjadi dewasa, hidup justru akan menjadi kerdil, penuh beban, kesulitan dan berbagai penderitaan lain.
Karena kedewasaan berarti mampu menentukan hidup sendiri, mampu beradaptasi dengan lingkungan dan mampu bertanggung jawab.
bagaimana membuka pintu-pintu kedewasaan itu.... :
1. Berdiamlah sejenak,tidak terburu-buru
Salah satu ciri kedewasaan ternyata adalah kemampuan berpikir dengan tenang, tidak tergesa-gesa dan tidak didominasi emosi. Dan potensi untuk berpikir sebelum bertindak ternyata dikaruniakan Allah pada semua manusia, juga semua makhluk ciptaanNya termasuk hewan. Hanya terkadang kita lupa, dan cenderung mengabaikannya bahwa itu adalah prinsip hidup. Berpikir sebelum bertindak...
Salah satu contoh ketidaksabaran adalah melakukan suatu pekerjaan dengan tergesa-gesa tanpa perhitungan dan pertimbangan yang masak.
Tips yang diberikan Pak Kasur (tokoh pendidikan) kepada istrinya untuk mengendalikan emosi adalah : "Cobalah menghitung dulu dari satu sampai sepuluh jika ibu ingin marah"
Setelah dicoba ternyata berhasil....baru hitungan ketiga saja kemarahan bu Kasur langsung hilang....patut kita coba... :)
2. Jangan takut tantangan, karena itu akan mendewasakan
Tak ada kematangan yang diperoleh dengan instan. Kedewasaan adalah puncak dari kekuatan hidup yang harus kita miliki untuk memberi makna dan arti perjalanan hidup kita. Jiwa ini perlu tantangan dan benturan. Dalam suasana benturan dan tantangan, munculah mujahadah atau upaya keras. Dari mujahadah akan muncul kualitas iman yang baik.
Kematangan berpikir dan kedewasaan dalam bersikap adalah hasil dari sebuah usaha yang kita lakukan terus menerus tanpa henti, yang teruji saat kita diterpa banyak musibah dan tekanan.
Saat kita diuji dengan musibah maka pintu memulai kedewasaan terbuka. Sikap kita dalam menghadapi musibah dan tekanan tersebut akan menunjukkan kedewasaan kita. Bila kita berhasil mengatasinya dengan baik sehingga kehidupan kita menjadi normal dan baik perjalanannya artinya....pintu kedewasaan telah mulai terbuka...

ada beberapa pintu lagi yang harus kita buka....untuk menuju kedewasaan....karena ternyata kedewasaan itu tak sejalan dengan bertambahnya umur.... harus kita cari dan harus ki ta buka... agar terasah....
Salah satu pintu yang paling penting.....adalah " mendekat dan terus mendekat pada Allah Ta'ala.....
Pembahasan pintu ini dan pintu2 yang lain....disimpan dulu y....
biar tidak terlalu panjang "note"naya....
smoga bermanfaat......
disarikan dari Tarbawi edisi 101 th 2005...

Sabtu, 05 Juni 2010

....aku sayang ibu...


"....aku sayang ibu...."
Tiba-tiba.....ungkapan indah itu meluncur dari bibir mungil putri kecilku.....
Dan aku terpana beberapa saat....tak tahu harus menjawab apa....bingung,senang, gembira dan takjub... benarkah kata-kata itu diucapkan oleh putriku....yang baru berumur tiga tahun....
Namun akupun langsung tersadar dan menjawabnya dengan kata-kata yang sama.... "aku juga sayang adek".....disertai memeluk dan menciumnya dengan gemas sekali....
ah...ternyata putri kecilku sedang belajar mengungkapkan isi hatinya.....
meski....ketika akhirnya kutahu....kata-kata itu dia adopsi dari VCD yang dia tonton.... tapi tak semerta-merta ia menirunya.... dia juga mengungkapkannya sepenuh hati dan melihat kondisi ibunya....ah....sayang ternyata kau telah belajar banyak nak....
Meski mungkin.....ibu tidak langsung mengajarimu....kau belajar dari sekelilingmu, dari apa yang kamu lihat, yang kamu dengar dan perhatikan.....ooo....subhanaLlah.... Kamu telah mandiri diusia 3 tahunmu....sayang....smoga engkau menjadi penyejuk hati ayah dan ibu... Pengangkat ayah-ibu dari 'kemurkaan Allah'.... Amien...
Aku sayang ibu.... ucapmu...
Ada sementara wacana...bahwa rasa sayang ataupun cinta itu tak perlu diungkapkan, cukup dibuktikan saja..... namun ternyata dengan suatu ungkapan tulus yang simpel ternyata dapat memberi kebahagiaan.... Terutama ungkapan sayang pada ibu, bapak atau anak kita...
Ini kurasakan sendiri saat putriku bicara "aku sayang ibu"..... duh bahagia sekali, semua kelelahan,pengorbanan dan amarahpun lenyap.... Ah sayang, aku tak sempat ungkapkan itu pada Mama alm, namun dengan menjadi ibu yang amanah, wanita soleh....mudah-mudahan menjadi amalan yang mengalir terus kepada Beliau....amien... I Love U Mom.... smoga kita semua dapat berkumpul disurgaNya Allah..... smoga ridha Allah selalu menyertai kita....

akupun sayang Papa dan Ibu....terimaksih telah menjadi orangtuaku....

Kamis, 03 Juni 2010

Berani Hidup Harus Berani Dewasa

Menjadi anak-anak adalah fase kehidupan.Tapi menjadi dewasa adalah keberanian. Maka berani dewasa bukan urusan usia -meski usia punya kontribusi- tapi ini soal sikap, soal memilih kadar yang mana dari kebahagiaan yang bertingkat-tingkat.
Berani dewasa adalah pilihan hidup yang tidak sederhana. Ini bukan semata soal bertambahnya usia. Tapi berani dewasa adalah sebuah keputusan sikap, sudut pandang,pikiran dan tindakan yang benar-benar didasarkan kepada kesadaran penuh. Serta kuncinya pada kematangan, kekuatan pijakan, tujuan akhir yang seterang matahari dipuncak siang (tujuan ihidup yang npasti). Yang menjadi ruh dasar dan fundamental adalah 'iman'. Proses berani dewasa adalah situasi demi situasi yang terbangun dari rangkaian sikap demi sikap,dalam menghadapi hidup ini. Disertai ketulusan demi ketulusan yang terwujud dari rangkaian hikmah dan renungan jiwa kita.
Berani dewasa adalah berani memutuskan bahwa tujuan hidupnya adalah nun jauh di akhirat nanti. Segala yang ada di dunia ini hanya perantara, pengantar, dan bukan segala-galanya.
Bila kita cermati.....hari ini begitu banyak orang-orang tua yang sangat terlambat menjadi dewasa (mungkin kita juga...? silahkan menilai diri...:) ). Banyak anak-anak muda yang tidak pernah berani untuk menjadi dewasa segera dan menyeberang dari arus kerusakan yang menhanyutkan anak-anak seusia mereka. Banyak laki-laki pengecut yang maunya enak sendiri bermain perempuan tanpa pernah berani dewasa untuk mengambil tanggung jawab penikahan. Dan lain sebagainya.
Orang-orang yang tidak berani dewasa bila miskin ia angkuh, bila kaya ia membunuh, bila bodoh ia menipu, bila pintar ia membuat makar,begitu seterusnya.....
Berani dewasa adalah keputusan jiwa yang sangat tidak sederhana. Sebab ia seringkali berada dalam situasi lahiriyah yang sangat kontras. Kita kanak-kanak, misalnya tapi kita harus tumbuh dalam kemengertian yang maju. Kita miskin, misalnya, tapi kita harus menuntun hati dan menekan kehendak-kehendak kemewahan yang tidak sampai. Kita kaya raya, misalnya, tapi kita harus memerangi keangkuhan dan naluri semena-mena yang dipicu oleh kekayaan itu. Kita punya keterbatasan,misalnya, tapi kita harus berjuangdan menggerakkan segala upaya agar kita menjadi sesuatu. Kita pintar dan bergelar, misalnya, tapi kita harus arif dan terus meyakini bahwa diatas yang bisa masih ada yang lebih bisa. Begitulah kedewasaan mengairi takdir-takdir jalan hidup kita dengan kejelasan arah,kejernihan sudut pandang,tetapi dengan vitalitas yang menyala.
Berani hidup harus berani dewasa. Hidup ini memang tidak mudah,tetapi alangkah tidak mudahnya hidup tanpa keberanian menjadi dewasa. Bahwa fase demi fase adalah kepastian. setiap usia punya jenjangnya,situasinya, sulit dan mudahnya. Tapi keberanian menjadi dewasa adalah keniscayaan yang dengannya kita lalui segala fase itu, kita kejar cita-ciita akhir kita,d dipuncaak penghajrapan akann "ridha Allah SWT".........
Mari untuk menjadi dewasa dengan kembali menentukan tujuan akhir hidup kita.....
Cita-cita kita....dan kembali pada tujuam penciptaan kita sebagai manusia 'makhlukNya'......

disarikan dari kajian utama majalah Tarbawi edisi 101 tahun ke 6, 2005

Rabu, 26 Mei 2010

.....mencintai itu keputusan....

...dan selanjutnya adalah bukti.
Sebab cinta adalah kata lain dari memberi, sedangkan memberi adalah sebuah pekerjaan, yang terangkum dalam siklus memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi......
Pekerjaan cinta atau memberi ini ternyata berat dan harus ditunaikan dalam waktu lama, dan pekerjaan berat dalam waktu lama hanya bisa ditunaikan oleh mereka yang memiliki kepribadian kuat dan tangguh.... maka berhati-hatilah saat akan mengatakan, "aku mencintaimu"..............
....................................
Karena itu adalah sebuah keputusan besar. Ada taruhan kepribadian disitu. Ungkapan " Aku mencintaimu" sama artinya. dengan ungkapan "Aku akan memberimu sesuatu". ............................yang merupakan ungkapan lain dari, " aku akan memperhatikan dirimu dan semua situasimu untuk mengetahui apa yang kamu butuhkan untuk tumbuh menjadi lebih baik dan bahagia....aku akan bekerja keras untuk menfasilitasi dirimu agar bisa tumbuh semaksimal mungkin....aku akan merawat dengan segenap kasih sayangku proses pertumbuhan dirimu melalui kebajikan harian yang akan kulakukan padamu...aku juga akan melindungi dirimu dari segala sesuatu yang dapat merusak dirimu dan proses pertumbuhan itu..." mmm....ternyata seperti itu y...
Taruhan dari ungkapan itu adalah ' kepercayaan' orang yang kita cintai terhadap integritas kepribadian kita. Sekali ungkapan itu terkatakan....maka kita harus membuktikannya,karena itu adalah deklarasi jiwa bukan saja tentang rasa suka dan ketertarikan, tapi terutama tentang kesiapan dan kemampuan memberi, kesiapan dan kemampuan berkorban, kesiapan dan kemampuan melakukan pekerjaan-pekerjaan cinta.... yaitu memperhatikan,menumbuhkan, merawat dan melindungi..
Sekali deklarasi cinta tidak terbukti, kepercayaan hilang lenyap. dan tidak ada cinta tanpa kepercayaan.
Ini yang menjelaskan mengapa cinta yang terasa begitu panas membara di awal hubungan lantas redup dan padam pada tahun kedua,ketiga,keempat dan seterusnya. Dan tiba-tiba saja perkawinan bubar, persahabatan berakhir, keluarga berantakan atau pemimpin jatuh karena tidak dipercaya rakyatnya, karena deklarasinya tak terbukti dan menyebabkan hilangnya kepercayaan.
Jalan hidup biasanya tidak lurus, tidak juga seterusnya mendaki atau menurun, tapi berputar. Karena itu tidak selamanya pekerjaan-pekerjaan cinta itu dapat didukung oleh kondisi emosional yang kondusif
Sehingga dibutuhkan perjuangan untuk melaksanakannya, sehingga ketulusan dapat terbukti ditengah- tengah kondisi sulit. Disitu konsistensi teruji. Disitu juga integritas terbukti. Karena orang2 yang dapat mengejawantahkan cinta ditengah situasi yang sulit, jauh lebih bisa maembuktikkannya dalam isituasi yang longgar...... InsyaAllah...

mari kita evaluasi kembali 'deklarasi cinta kita', apakah pekerjaan-pekerjaan cinta telah tertunaikan dengan baik dan konsisten....
mari kita tumbuhkan kembali.....agar pudar termakan waktu....

Minggu, 23 Mei 2010

Membina kedekatan

Darwis-tereliye kemarin menulis bahwa cinta yg utuh dibangun oleh 3 faktor, yi. Kedekatan(intimacy), passion(hasrat) dan komitmen.
Untuk mempertahankan cinta yg utuh yg ada dalam sebuah rumahtangga, dperlukan sebuah kerja keras, kesabaran dan keikhlasan. Bagaimana tidak, bila kita lihat fenomena saat ini, keretakan rumahtangga menjadi tren dsemua kalangan, tidak saja dkalangan selebriti tapi juga dkalangan masyarakat bawah yg berada dpelosok desa sbg contoh dcidahu, tempat saya bekerja. Setelah dperhatikan ternyata salah satu penyebabnya adalah tidak terbinanya kedekatan pasangan tsb.
Ada 1 rumor, bila mereka masih menjadi pasangan kekasih maka hubungan mereka dekat sekali, inginnya selalu bertemu, memegang tangan dll. Pokoknya perhatian full. Tapi bila sudah menikah, apalagi sudah punya anak lebih dari 1, maaf....tidak ada perhatian itu, berkurang. Mungkin karena tbagi kepada anak dan hal2 lain. Dan mungkin tjebak dalam sebuah kondisi rutinitas yg membosankan dan tak banyak tantangan atau menimbulkan adrenalin lagi.
Sebenarnya Rasulullah telah memberi teladan pada kita semua umat islam bagaimana mbina kedekatan antara suami istri. Dmulai dengan memberi panggilan sayang khusus bg istri, cn. Rosul memanggil Siti Aisyah dgn Humaira. Memberi kecupan sayang saat akan bpisah, menyediakan waktu khusus utk berduaan, mencium tangan suami bila akan pergi atau berpisah. Dan yg jangan dlupakan selalu bdandan atau dalam kondisi yg menyenangkan bila btemu.
Atau untuk saat ini, dmana biasanya suami-istri bekerja, alangkah baiknya selalu pulang dan pergi bsama-sama ketika menuju tempat kerja. Hal2 sepele dan kecil, namun akan bmakna besar....
Satu lagi yg jangan sampai hilang, selalu ungkapkan rasa sayang, cinta dan mungkin kerinduan kita pada pasangan, bisa langsung atau via sms, internet, dll. Jangan org lain yg menyampaikan itu pada pasangan kita.
Wallahualam, ini hanya sebuah cara untuk membina rumahtangga, yg insyaAllah bila dlakukan dg ikhlas akan menjadi amalan unggulan dan bernilai tinggi dimata Allah.... Semoga...

Jumat, 21 Mei 2010

.....jurnal kehidupan.....


.....detik berlalu berganti menjadi menit....
.....menit berkumpul menjadi jam......
.....jam berdentang membentuk hari....
.....hari-hari berlari menjadi minggu.....
.....minggu berubah menjadi bulan.....
.....dan bulanpun bersatu menjadi tahun......

SubhanaLlah........tahun pun berlalu....tak terasa telah tiga puluh tujuh tahun aku menjejak diri di dunia ini, menghirup udara bumi, beraktivitas menjadi penghuni planet ini, dan beribadah sebagai mahluk ciptaanMu.
AlhamduliLlah........ dalam perjalanan kehidupan ini telah banyak rahmat, karunia dan rejeki yang telah Allah limpahkan padaku...... di usia 37 ini......kudapatkan....suami sholeh...imam dikeluargaku, anak-anak manis, dinamis penerus risalah Rasulullah, Papa dan Ibu yang slalu menyayangi, Apah dan Ibu yang slalu mengayomi, kakak dan adik yang slalu mensupport, sahabat-sahabat yang slalu membantu dan mengingatkan,tetangga yang shaleh dan slalu mau direpotkan.....teman-teman dakwah yang slalu menyemangati......
.....Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan.................
AstagfiruLlah....... aku memohon kepada Mu ya Ghafar.....ampunan dan ridhaMu, atas kelalaianku, yang belum dapat bersyukur atas segala nikmatmu, atas ketelodaranku dalam menjalani hidup ini sehingga masih banyak detik-detik usiaku yang tersia-sia.....
....dan masih banyak amanahMu yang aku khianati....
....dan mungkin masih banyak orang yang telah tersakiti olehku....baik oleh kata, tingkah atapun keputusanku....
.....Ya Rabb....hanya padaMulah ku bergantung dan memohon.....
smoga di sisa usiaku ini...aku dapat mengemban amanah-amanahMu, dapat tetap bersyukur atas segala nikmatMu, dan tak menjadi pendusta nikmatMu......amien....
.....smoga amanah utamaku sebagai seorang ibu yang akan mengantar anak-anak menjadi penerus risalahmu dapat tertunaikan dengan baik..... amien

Senin, 17 Mei 2010

Cintailah karena Allah dan bencilah karena Allah.....

.....subhanaLlah....indah nian ungkapan ini, kalau kita mau mencintai seseorang niatkanlah karena Allah, begitupun sebaliknya kalau mau benci niatkanlah atau sebabnya karena Allah.Saat hanya sebuah ungkapan kita tak terlalu sulit untuk memahaminya, saat harus melaksanakannya.... duh...sulitnya...!!! belum lagi tidak mengerti gimana ya caranya.....?????
Mau tahu bagaimana caranya dan seperti apa aplikasinya dalam kehidupan kita.....yuks......
Cinta....biasanya yang paling banyak jadi pembicaraan adalah antara pria-wanita, itu paling mengasyikkan untuk diceritakan dan dialami..... ^_* semua sinetron, cerita, film, novel, dll pasti didasari oleh cinta itu... Nah, cinta seperti apa yang didasari niat karena Allah, yaitu cinta yang tumbuh dalam mahligai pernikahan yang diawali ijab kabul..... diluar itu disisipi nafsu dan dikipasi syeitan. Dan jangan lupa benar-benar niatkan ikhlas karena Allah, biar g kecewa bila ternyata tak berbalas sesuai harapan...... tandanya cinta kita ikhlas, adalah bila dalam mengarungi bahtera perkawinan, kita semakin dekat dengan Allah, semakin baik dan anak2pun menjadi anak2 sholeh. Jangan cintai orangnya, karena itu tak abadi,karena manusia itu akan berubah dan hilang kembali ke sisiNya.
Begitupun dengan benci, bencilah karena Allah.....artinya benci seseorang karena sikap atau tingkahnya yang tak sesuai syariat, bukan karena fisik orang itu.....atau kondisi orang itu, misal karena terlihat kumuh, atau yang lainnya. Karena kondisi atau fisik manusia itu akan berubah, kehidupan ini berputar seperti roda, kadang dibawah...kadang di atas atau malah disamping, tak pernah kekal dalam satu kondisi, karena yang abadi itu adalah "perubahan" itu sendiri, dan yang abadi hanyalah Allah swt.
Bila kita benci karena Allah, maka kita tidak akan membenci seseorang dengan kebencian yang amat sangat, hingga lupa bahwa mungkin banyak hal-hal indah-menyenangkan yang pernah terjadi antara kita dengan orang itu. Dan teramat mungkin sekali perasaan benci ini suatu saat akan berubah menjadi suka dan akhirnya sayang......karena jarak antara benci dan cinta hanya setebal kulit bawang. Betul tidak.....??? (catatan kecil untuk sahabat2ku......smoga bermanfaat...Amien....)

Minggu, 16 Mei 2010

Kepastian

...Walau ragu melanda diri
kupaksakan kaki ini 'tuk tetap melangkah
menapaki jalan penuh rintangan ini
'tuk menggapai kedamaian hati

...walau samar...kudapatkan keteduhan itu
yang selalu membuat aku terlena
namun sesaat...............................
Ketika kutersadar, ada nyeri di dada ini
menyesakkan, menggoncangkan hati

Namun kuterima semua itu dengan ketabahan
yang selalu kupersiapkan
walau sulit menata hati ini
namun kucoba dan kucoba lagi
bening matamu telah cukup memberi damai
teduh tatapmu tlah cukup membuatku tentram

Walau kutahu
kutak dapat memilikinya
namun ku tetap bersyukur
masih kau beri diriku
kesempatan 'tuk menikmatinya
itu semua telah cukup bagiku
itu semua telah dapat membahagiakan diri ini
walau hanya sesaat....


(suara hati seorang gadis sma.....bertahun-tahun lalu)


....assyams.....

....Demi matahari dan cahayanya dipagi hari...
....dan bulan apabila mengiringinya....
....dan siang apabila menampakkannya....
....dan malam apabila menutupinya....
....dan langit serta pembinaannya....
....dan bumi serta penghamparannya....
....dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya)

maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya
sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu....
dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya....

maha benar Allah dengan segala firmanNya..

terjemah surat Assyams ayat 1 sd 10.............
Hati atau jiwa adalah ciptaan Allah, yang juga membrikan ilham atau pilihan akan menjadi fasik atau takwa.... Dan manusia diberi kebebasan untuk memilihnya...
Tapi setiap pilihan ada konsekuensinya...
Beruntunglah dan berbahagialah kita yang memilih ketakwaan serta menyucikan jiwa atau hati itu....
dan merugilah serta bersedihlah....kita yang mengotorinya....dengan berbuat maksiat dan dosa-dosa kecil ataupun besar....
Tak ada pilihan untuk ditengah-tengah antara takwa dan fasik....
Karena setiap perbuatan fasik akan mengotori jiwa kita, dan bila tak terbasuh akan semakin hitam...membatu dan sulit mendapatkan ilhamNya...

Mari kita sucikan jiwa dengan berwudlu....sholat...memba
ca dan memahami Alquran....hingga kita menjadi orang2 yang mudah tersentuh hatinya, lembut hatinya dan tersuruk menangis saat mendengar ayat-ayat Allah.... smoga...amien....

Menangislah.....karena tangisan dari jiwa yang lembut dapat mempertebal iman....

smoga kita termasuk orang2 yang menyucikan jiwa, lembut hati...dan beriman.....

Minggu, 09 Mei 2010

Kalaideskop 2009


*) Januari 2009

Tahun baru 2009, diawali dengan ujian terhadap keluargaku... putra pertamaku sakit parah dan harus dirawat dirumah sakit... Padahal saat natal 2008...adiknya yg laki-laki juga harus dirawat di RS karena jatuh dari genteng...ke lantai kamar mandi....alhamdulillah tutup tahun dan awal tahun diisi dengan menginap di RS.
Kaka Farhan pada awal masuk RS terdiagnosa thyphoid, dan harus dirawat karena demam tinggi dan dehidrasi....tapi belum terdiagnosa DBD...
2 hari dirawat diRS...belum banyak perkembangan yg berarti...panasnya masih tinggi dan mulai gelisah...akhirnya di cek lab untuk kandungan thrombositnya....ternyata turun drastis.. dia juga terkena DBD...pantas aja panasnya g turun-turun....mmmm
hari ke 4, saat panas mulai turun..dia malah tambah gelisah..dan pada akhirnya kaka masuk ICU... innaliLlahi....betapa cemas dan khawatirnya kami....sampai-sampai aq menginap diRS, biasanya hanya ayahnya...karena si bungsu masih menyusu..
Akhirnya perawatan kaka...dilanjutkan di ICU sampai dengan 3 hari...karena dia agak sulit makan dan juga minum.. Padahal yg sakit DBD...yg paling baik adalah prinsip jangan sampai dehidrasi...karena cairan tubuh banyak berada diluar jaringan....
mmm....januari 2009 yang cukup menyenangkan....alhamduliLlah kami bisa melewatinya dengan baik.. Meski pekerjaan Puskesmas harus dibawa ke RS Hermina...

*) Febuari 2009
Awal bulan diwarnai dengan kesibukan pembuatan laporan kegiatan bulanan dan tahunan di Puskesmasku, dan perubahan beberapa struktur.... aku mencoba mendekati kary yg dulu slalu menjadi troubel maker....aku minta dia untuk menjadi tangan kananku....menjadi orang kedua secara struktural....sebagai Kepala TU....
Dan mengganti bendahara....untuk membuat semakin transparan dan akuntabelnya keuangan di puskesmasku....
AlhamduliLlah berjalan lancar.....
Bulan ini Adek Riri tepat berusia 2 tahun, pada tanggal 14 Feb....sebagai hadiah kami membawanya jalan2 ke Kebun raya, bersama kedua kakak lelakinya...
Tak perlu tiup lilin....yang terpenting bahwa dia tahu, pada dia diperhatikan dan disayangi terutama saat hari lahirnya...
Di bulan ini juga....aku jadi 'melek' internet/dunia maya..... dengan mulainya perkenalanku dengan Facebook....jejaring sosial.... Meski cuma baru bisa itu saja...he..he..he
Dan akunnya juga dibuatin si cowok....mmmm....
Dunia ini mempertemukan kembali aku dengan teman2 lama....baik teman SMP,SMA dan juga teman kuliah.... menyenangkan...sekali...tanpa harus bersusah payah telpon atau menulis surat atau juga sms...kita dapat mengetahui kabar mereka.....apalagi bila mereka rajin update status....
.....dan cerita2 itupun mulai terbuka lagi dan mewarnai hidupku...

Sabtu, 08 Mei 2010

....keseimbangan....

Apa yang wanita rasakan saat....hormonnya tidak seimbang....contoh saat awal2 hamil...?
tak enak bukan..... mual...pusing...pokoknya tidak menyenangkan.... setelah seimbang masuk pada bulan ke 4 baru saja...agak lumayan....

Nah apa jadinya kalau kehidupan kita tak seimbang....
wow....seperti apa y?....seperti orang mabukkah? gelisahkah? tak bahagiakah?
ah....yang pasti tidak menyenangkan....

Ternyata manusia itu terbangun dari 3 hal dasar, yang bila seimbang pemenuhan hak-haknya, maka akan seimbang pula pola hidupnya, dan akan membuat hidupnya sempurna atau Kaffah menurut islam...

apa saja ketiga faktor itu ?
yaitu :
1.Ruhiyah.
2. Jasadiyah.... jasmani.
3. aqliyah.....akal (ini yang membedakan manusia dengan hewan)

Kebutuhan ketiganya berbeda, atau pemeliharaannya berbeda yaitu :

1. Ruhiyah, agar terus sehat dan tak menjadi kering, layu dan sakit, harus dipelihara dengan, @ kedekatan dengan Alquran (membaca,mengkaji,menghapal dan mentadaburinya), @ mengingat Allah swt setiap waktu dan yang terakhir dengan melaksanakan amalan-amalan sunnah.
2.Jasadiyah, butuh makanan dan minuman yang halal serta baik, butuh olahraga dan harus ber PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat)
3. aqliyah, butuh dicharge dengan mencari ilmu, membaca buku dan berdiskusi.

Untuk pemenuhan hak-hak jasmani atau jasad, insyaAllah kita semua sudah melakukannya dengan maksimal, paling agak2 terlambat sedikitlah... atau tak seimbang antara makanan dan cairan yg dibutuhkan tubuh. dan biasanya langsung tahu dan merasa kalau pemenuhannya kurang seimbang biasanya sakit....minimal masuk angin,atau sakit lambung.
Yang masih belum optimal, atau malah tidak kita sadari adalah pemenuhan kebutuhan ruhiyah kita... Betul tidak? kita tak sadar bahwa baca quran itu kebutuhan kita, bukan saja perintah Allah yang akan bernilai ibadah dan berpahala.Makanya mungkin kita masih limbung dalam menjalani hidup ini, karena kita belum seimbang dalam memenuhi hak2 tubuh ini. Baik ruh, jasad maupun akal.

Satu catatan penting, bila kita lebih dari 3 hari tidak membaca Alquran, maka mengeraslah hati kita, dan semakin sulit untuk mendapatkan hidayah Allah. Wallahualam bisawab.

disarikan dari pengajian sadar masjid Al ilham tgl 10 April 2010.
Mari mendekatkan diri pada Alquran, agar kita tak limbung dan terkalahkan oleh kehidupan.
smoga....

catatan kecil putri kecilku


....ah tak terasa....usiamu kini menginjak tiga tahun..... masih terekam jelas dalam ingatan ibu... bagaimana perjalananan kehamilanmu.... pilihan proses kelahiranmu.... dan kedatanganmu sebagai kejutan indah....bagi semua orang yang menantimu....
14 Febuari tahun 2007...... subuh-subuh, ayah dan ibu telah berencana untuk memeriksakan kondisimu terakhir kali...sebagai penunjang keputusan.... proses kelahiran seperti apa yang akan kamu tempuh..... dan pada akhirnya ternyata setelah menjalani pemeriksaan USG 4 dimensi di RS hermina Bekasi..... hasilnya tetap keputusan awal..yaitu operasi caesar..... hmmmmh sebuah pilihan berat bagi kami, terutama aku ibumu.... karena ini adalah pertama kalinya.... namun karena ini adalah demi keselamatanmu.... maka diputuskan untuk menjalaninya.... Operasi dijadwalkan hari itu juga jam 23.00 WIB namun dirumah sakit yang berbeda......
.....Tepat jam 23.00 wib... operasi dilaksanakan...dan baru 20 menit kemudian tangismu terdengar....menandakan kehadiranmu di dunia ini....proses yang cukup lama untuk sebuah caesar... ternyata memang posisimu menyulitkan untuk lahir normal juga secara carsar pun agak sulit karena.... letak muka dengan lilitan juga plasenta yang cukup pendek....
.....alhamdulillah lahir dengan selamat dan tak kurang satu apapun.... dan yang paling mengejutkan dan membahagiakan.... ternyata kamu perempuan.... duh...segitunya y nak.... bukan kami menafikan atau tak mau anak laki-laki..... namun ini benar-benar diluar perkiraan...... hasil USG selama kehamilan diperkirakan adalah laki-laki sama dengan ketiga kakakmu..... sampai-sampai... dokter penolong kelahiranmupun masih menganggapmu laki-laki.... saat ibu kontrol.....
....amanah terbesar mendapatkan anak wanita adalah kesiapan dan kepintaran ibu untuk mendidikmu juga memepersiapkanmu sebagai ibu bagi junduLlah-junduLlah yang akan lahir dari rahimmu.... sebagai ibu kamu adalah madrasah pertama dan utama bagi anak-anakmu kelak....terutama bagaimana meraka kelak mengenal tuhannya, rasulnya juga agamanya...sehingga kelak dapat menjunjung tinggi panji-panji islam..... Ini berat sekali... karena saat sekarang ibu mendidikmu dan kakak2mu pun, ibu masih coba-coba...dan juga terus belajar.... sehingga terkadang masih banyak kekurangan..... namun mudah2an dengan berjalannya waktu akan cukup menjadikan mu calon ibu yang lebih siap dibanding ibumu dulu..... bukan menjadi ibu karena telah ada anak.... tapi ibu yang siap jadi pendidik pertama dan utama.... insyaAllah... Amin..... cita-cita ibu dan ayah... adalah kamu dan kakakmu... menjadi penerus pembawa risallah rabaniah... dan meneruskannya pada anak-anakmu kelak.....(ditulis 13 Februari 2010...published on facebook)